Mengapa Manusia Jatuh Cinta ?

someone

Kehidupan di dunia ini tidak lepas dari kata cinta. Dari kisah Romeo dan Juliet, Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang, Ken Arok dan Ken Dedes, hingga Dilan dan Milea. Akan tetapi, apa sebenarnya yang menyebabkan seseorang jatuh cinta ?

Jatuh cinta terjadi melalui tiga pendekatan, yaitu pendekatan biologis, pendekatan psikologis, dan pendekatan sosiologis. Saat memasuki usia pebertas, secara alamiah manusia akan tertarik dengan lawan jenisnya. Secara psikologis, manusia memiliki hasrat untuk bersama orang lain karena manusia merupakan makhluk yang butuh berinteraksi dengan orang lain. Pendekatan sosiologis terjadi dimana manusia merupakan makhluk sosial yang pastinya hidup berdampingan.

Menurut Sternberg, terdapat tiga komponen cinta seperti berikut.

triangular theory of love

Passion atau dimensi biologis pada dasarnya adalah ketertarikan secara fisik. Intimacy atau dimensi psikologis mengarah pada kedekatan dengan orang lain. Commitment dapat berupa komitmen tertulis seperti pernikahan maupun tidak tertulis. Complete love atau cinta yang sempurna terjadi saat seseorang memiliki passion, intimacy dan commitment.

Jadi, seperti itulah beberapa alasan mengapa manusia jatuh cinta serta teori cinta menurut Sternberg.

Artikel Lainnya :  Karena Kematian Tidak Perlu Notifikasi

About the author: Balqis Ima

Related Posts

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *